Home » Kepribadian » Ajaran kebersihan diri dalam Islam

Ajaran kebersihan diri dalam Islam

November 11, 2017 1:47 am by: Category: Kepribadian Leave a comment A+ / A-

“Menjadi bersihlah kamu, karena sesungguhnya Islam itu bersih” (HR Ibnu Hiban). 

Sejak awal ajaran islam, agama ini meminta umatnya agar selalu dalam keadaan bersih, baik jasmani maupun rohani (batin), sesuai hadist diatas  : “Menjadi bersihlah kamu, karena sesungguhnya Islam itu bersih” (HR Ibnu Hiban). Bahasan kali ini akan banyak menyoroti aspek kebersihan fisik.

Pentingnya kebersihan.

Kebersihan dianggap penting, karena karena akan mempengaruhi kesehatan dan juga akan mempengaruhi ibadah kita. “Kebersihan itu dapat mengajak orang kepada iman, sedang iman akan bersama pemiliknya ke sorga” (HR Tabrani). Disebutkan pula : ”Agama Islam itu adalah agama yang bersih atau suci, maka hendaklah kamu menjaga kebersihan. Sesungguhnya tidak akan masuk surga kecuali orang-orang yang suci”. (HR. Baihaqi)

Beberapa ajaran kebersihan dalam Islam :

1.Mengusap muka ketika bangun tidur.

Beliau tidur dengan cukup lama. (Ketika ia bangun), ia mulai mengusapkan kedua tangannya terhadap wajahnya, kemudian ia membaca 10 ayat terakhir Surat Ali Imran hingga akhir.” (HR. Imam Bukhar)

2.Mencuci tangan ketika bangun tidur .

Nabi Muhammad shallallähu „alaihi wa sallam bersabda: “Jika salah seorang diantara kalian bangun dari tidurnya, maka janganlah ia membenamkan tangannya ke dalam bejana sehingga ia mencucinya tiga kali, karena ia tidak tahu dimanakah tangannya waktu tidur itu berada.” (HR. Imam Muslim)

3.Menggosok gigi ketika bangun tidur, akan sholat.

Hudzaifah, berkata, “Rasulullah saw itu apabila bangun tidur, beliau menggosok gosok mulutnya yakni gigi giginya dengan siwak.” (Muttafaq ‘alaih) . “Rasulullah saw jika bangun malam untuk shalat beliau membersihkan mulutnya dengan bersiwak” (HR. Muslim).
Adalah Nabi Muhammad SAW jika telah bangun dari tidurnya maka beliau menyikat mulutnya dengan siwak (sikat gigi). Beliau bersabda : ”Jika sekiranya tidak akan memberatkan umatku, niscaya akau akan memerintahkan mereka wajib untuk bersiwak (bersikat gigi) setiap akan sholat”. (HR. Bukhari Muslim)

4.Membersihkan hidung / Berwudhu.

“Bila bangun salah seorang diantara kalian dari tidurnya, maka hendaklah ia beristintsar (memasukkan air ke dalam hidung kemudian dikeluarkan) sebanyak tiga kali karena syetan tidur di dalam hidungnya.” (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim).

5.Mandi.

Nabi mandi tidak langsung mengguyur air ke kepala, tetapi  mulai anggota tubuh, kumur, basuh muka, kepala, baru mandi, tujuannya agar tubuh kita terutama bagian kepala tidak langsung kena air dengan suhu yang jauh berbeda dengan suhu air, sehingga pembuluh darah di kepala tidak mengecil mendadak yang bisa berakibat stroke.

5.1. Tata cara mandi :

“Adalah Rasulullah jika mandi, beliau membasuh kedua tangannya lalu berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat, setelah itu beliau mandi” (HR Bukhari, Muslim).

5.2.Jangan memakai air berlebihan.

Seorang muslim tidak boleh memakai air secara berlebihan ketika mandi karena hal itu merupakan pemborosan, tetapi harus menghematnya sebagaimana yang dilakukan oleh rasulullah shallallahu alaihi wasallam, yang mana beliau tidak
lebih melebihi takaran yang ditetapkan dalam sabda beliau shallallahu alaihi wasallam: “mandi itu satu sha‟ dan wudhu‟ itu satu mud”. (ahmad (3/370), baihaqi (1/195), dan ath thabrani dalam al Ausath).

5.3. Mengurai rambut.

“Adapun laki-laki maka dia harus menguraikan rambutnya dan mencucinya hingga ampai ke pangkalnya. Sedangkan wanita tidak harus mengurainya tetapi cukup menuangkan air di atas kepalanya dengan tiga kali cidukan” (Abu Dawud (255).

5.4. Air harus bersih.

“janganlah salah seorang dari kalian dalam air yang diam yang tidak mengalir kemudian mandi di dalamnya” (Al-bukhari (239), Muslim (282).

6.Mandi hari Jumat.

“Janganlah seseorang di antara kamu buang air kecil di air yang tidak mengalir, kemudian mandi pula di dalamnya ,Mandi untuk shalat Jumat itu hukumnya wajib atas setiap orang yang telah dewasa. janganlah seseorang di antara kamu mandi pada air yang tidak mengalir ketika sedang berhadas besar”.( HR Bukhari Muslim)****

7.Lima macam kesucian (kebersihan) dalam islam.  

Hal hal  yang harus diperhatikan menyangkut kebersihan, yakni : “Ada lima macam fitrah yaitu: 1. Berkhitan (sunat). 2. Memotong (menggunting \ mencukur) bulu kelamin. 3. Menggunting (memotong \ mencukur) kumis. 4. Memotong kuku. 5. Memotong (mencukur) bulu ketiak. Keterangan: Lima macam kesucian tersebut hukumnya sunah” (Bukhari, Muslim).

8.Tato. 

Ketika seseorang butuh pengakuan sebagai orang yang hebat atau mungkin cantik, dia akan membuat penampilan berbeda dengan membuat Tato. Ketika masih muda mungkin tato itu bisa membuat jadi berbeda dan menarik, namun ketika sudah tua, ketika otot menyusut dan kulit menjadi keriput, tatoo akan membuat kita terlihat kotor dan terkesan kumuh.

“Rasulullah saw mengutuk orang yang membuatkan tato dan orang yang meminta dibuatkan tato”. (HR. Muslim). “Barangsiapa menyerupai (meniru-niru) tingkah-laku suatu kaum maka dia tergolong dari mereka”. (HR. Abu Dawud). Jika sudah terlanjur karena tidak tahu, sebaiknya segera bertaubat.

Hadist-hadist diatas merupakan tuntunan dari rasul yang masih relevan dengan kondisi saat ini, karena memang agama islam berkaitan dengan ketenangan hidup, pelayanan, kesehatan , sosial, sehingga diprediksi akan terus relevan sampai akhir zaman.

Memang hadist bukan bukan kewajiban, namun banyaknya bermanfaat untuk kesehatan dan kebaikan kita baik di dunia maupun di akhirat, semoga kita dapat mengamalkannya.  

Sampaikanlah walaupun hanya satu ayat…..

Download PDF
Ajaran kebersihan diri dalam Islam Reviewed by on . “Menjadi bersihlah kamu, karena sesungguhnya Islam itu bersih” (HR Ibnu Hiban).  Sejak awal ajaran islam, agama ini meminta umatnya agar selalu dalam keadaan be “Menjadi bersihlah kamu, karena sesungguhnya Islam itu bersih” (HR Ibnu Hiban).  Sejak awal ajaran islam, agama ini meminta umatnya agar selalu dalam keadaan be Rating: 0

Leave a Comment


× four = 28

scroll to top
Translate »
Facebook