Merawat Orang tua (ibu) akan membawa keberkahan.

emak“Bersyukurlah (berterima kasihlah) kepada KU dan kepada orang tuamu, niscaya AKU akan menjagamu dari berbagai macam bencana, memanjangkan usiamu, menghidupkanmu dengan kehidupan yang baik dan membalikan keadaanmu kepada yang lebih baik dari sebelumnya”. (HR. Asakir, Jabira). “Orang tua adalah pintu surga yang paling tengah, maka jangan sia-siakan pintu itu atau jagalah ia”  (HR. Tirmidzi).

Ketika kita didalam kandungan, ibu sangat lelah dan menderita menjaga kita. Ketika kita lahir… kita telanjang tidak bisa dan tidak punya apa-apa. Kemudian orang tualah yang  memberi kita makan, pakaian, membesarkan, menyekolahkan …… sampai akhirnya kita bisa mandiri dan bahkan mungkin berkecukupan. Lantas apakah pantas jika  sekarang kita sombong, egois dan melupakan jasa mereka begitu saja? Jika bicara bisnis, seharusnya semua investasi yang ada di diri kita miliki adalah milik mereka, …harta kita adalah milik mereka….. karena tanpa mereka kita tidak punya apa-apa……

Tuhan meminta kita berterima kasih kepada Ibu. 

wee“Bersyukurlah (berterima kasihlah) kepada KU dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada Aku tempat kembalimu” (QS, 31: 14). “Dan Kami perintahkan kepada manusia berbuat baik kepada kedua orang tuanya, Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan susah payah, dan melahirkan dengan susah payah (pula), masa mengandung sampai menyapihnya selama 30 bulan” (QS, 031:14).

Rasul juga menyuruh kita mengutamakan Ibu.

ibu2Derajat ibu lebih tinggi dari ayah. “Wahai Rasul, kepada siapa aku berbuat kebaikan?”, beliau bersabda :”Ibumu”. Aku bertanya lagi : “Kemudian siapa?”, beliau bersabda : “Ibumu”. Aku bertanya lagi : “Kemudian siapa?”, beliau bersabda : “Ibumu”. Aku bertanya lagi : “Kemudian siapa lagi?”, beliau bersabda : “Ayahmu, lalu yang lebih dekat, kemudian yang lebih dekat (HR. Abu Dawud, At Tiirmizi).

Rasul juga mengingatkan bahwa derajat  ibu mertua sama dengan ibu kandung : “Ibu mertua kedudukannya sebagai ibu”. (HR. Tirmidzi dan Ahmad).

Jasa orang tua sangat besar. “Seorang anak tidak akan dapat membalas jasa orang tuanya, kecuali jika mendapati (orang tuanya) menjadi seorang hamba sahaya (budak) lalu ia membelinya kemudian memerdekakannya” (HR Muslim)

Lebih utama  dari pada jihad. “Seseorang datang kepada Nabi SAW meminta izin untuk jihad. Nabi SAW bertanya; “apakah kedua orang tua mu masih hidup?” orang itu menjawab “ya”, maka nabi SAW bersabda “Hendaklah kamu berbakti kepada keduanya” (HR. Mukhari, Muslim). 

Pekerjaan yang utama. “Pekerjaan yang paling disukai Allah adalah shalat tepat waktu, berbuat baik kepada Ibu Bapak dan setelah itu berjihad (berbuat baik) di jalan Allah” (Bukhari, Muslim).

Ketika mereka tua, kita diminta merawatnya.

Merawat orang tua adalah kesempatan emas yang tidak boleh kita sia-siakan: “Orang tua adalah pintu surga yang paling tengah, maka jangan sia-siakan pintu itu atau jagalah ia”  (HR. Tirmidzi).

ibu-2-150x150Memberikan nafkah kepada orang tua. “Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan. Dan apa saja kebajikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya”. (QS 2:215). “kamu dan hartamu adalah milik bapakmu (orang tuamu)” (HR. Ibu Majah).

Memelihara orang tua jika mereka lanjut usia. “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia (Allah) dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai ber-umur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkan-lah kepada mereka perkataan yang baik/mulia”.(QS,17:23). 

Menyenangkan orang tua. “Aku akan bersumpah kepadamu untuk berhijrah dan aku tinggalkan orang tuaku dalam keadaan menangis”, Nabi SAW menjawab: “kembalilah kepada kedua orang tuamu dan buatlah mereka tertawa sebagaimana engkau telah membuatnya menangis”. (HR. Abu Dawud)

Jangan menyakiti orang tua. “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan dengan sesuatu yang kamu tidak mempunyai tentang itu, maka janganlah engkau mentaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada KU. Kemudian hanya kepada Ku lah tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan (QS, Luqman :15)

Manfaat berbakti kepada orang tua.

  1. Diridhai Allah : “Keridhaan (senang) Allah tergantung kepada keridhaan(senang) kedua orang tua dan murka Allah pun terletak pada murka kedua orang tua” (HR. Bukhori, Al Hakim).
  2. ccMenjadi orang paling baik dan panjang umur :“Barang siapa yang berbuat baik kepada orang tuanya, akan menjadilah ia sebagai orang yang paling baik dan akan dipanjangkan umurnya”. (HR. Bukhori, Muslim)
  3. Kehidupan menjadi lebih baik.“Bersyukurlah (berterima kasihlah) kepada KU dan kepada orang tuamu, niscaya AKU akan menjagamu dari berbagai macam bencana, memanjangkan usiamu, menghidupkanmu dengan kehidupan yang baik dan membalikan keadaanmu kepada yang lebih baik dari sebelumnya”. (HR. Asakir, Jabira)
  4. Anak-anak kita juga akan berbakti :“Berbaktilah kepada Bapak dan Ibu supaya anak-anakmu berbakti kepadamu dan peliharalah dirimu dari perzinahan, supaya para istrimu memelihara dirinya”.(HR.Tabrani).

Bahaya melawan orang tua (Ibu).

“Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kamu durhaka kepada ibu, menolak kewajiban, minta sesuatu yang bukan haknya, dan membunuh anak hidup-hidup. Dan Allah membenci kamu banyak bicara, banyak bertanya (membantah), dan memboroskan harta (menghamburkan kekayaan)”. (HR Bukhari), beberapa hukuman jika kita melawan/durhaka kepada orang tua ; 

  1. Tidak di redoi oleh Allah “Barang siapa orang yang merelakan diri kepada kedua orang tuanya, berarti ia rela (senang) kepada Allah. Dan siapa memarahi orang tua-nya, dia seperti memarahi Allah” ( HR Bukhori, Muslim)
  2. picture1Siksa / balasannya akan dipercepat di dunia.“Dua perbuatan dosa yang Allah cepatkan azabnya (siksanya) di dunia yakni : berbuat Zhalim dan durhaka kepada orang tua.  “Semua bisa diampuni Allah jika Dia menghendaki, kecuali dosa durhaka kepada kedua orang tua (ayah dan ibu), Allah mempercepat balasan bagi durhaka tersebut di dunia sebelum mati”.(HR Bukhori, Muslim).
  3. Dosa besar, bahkan dianggap kafir.“Janganlah kamu membenci ayah dan ibumu, maka siapa yang membenci kedua orang tuanya, ia telah berdosa (bahkan menjadi kafir)” (Bukhari, Muslim). “Hai Musa sesungguhnya satu satu kata dari orang yang durhaka terhadap orang tuanya, dosa-nya sama banyaknya dengan pasir yang ada di lautan”.(HR Abu Naim). “Dosa besar yang paling besar yaitu; menyekutukan Allah, membunuh yang bernyawa, durhaka kepada ayah ibunya dan saksi palsu / berkata bohong”. (HR Bukhori, Muslim)
  4. Tidak akan masuk surga. “Tidak akan masuk surga anak yang durhaka kepada orang tua, pecandu khamar (minuman keras), dan seorang yang mendustakan takdir“. (HR. Hasan). “Ada tiga golongan yang tidak akan masuk surga dan Allah tidak mau melihat mereka pada hari Kiamat : (1) Anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, (2) perempuan yang menyerupai laki-laki dan (3) kepala rumah tangga yang membiarkan adanya kemungkaran (zina dll) dalam rumah tangganya” (HR Ahmad, Al Hakim).

Sungguh sangat besar manfaat berbakti kepada orang tua terutama Ibu, karena akan menentukan sukses kehidupan kita di dunia dan di akhirat, tidak pernah ada sejarah orang sukses yang tidak memperdulikan orang tuanya.

Semoga kita dapat mengajak keluarga kita untuk berbakti kepada orang tua.  “Barang siapa mengajak orang kepada kebaikan, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang-orang yang mengikuti-nya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun “ (HR. Muslim).

Download PDF

Leave a comment


three × 1 =

Translate »
Facebook