Home » ibadah » Sholat Dhuha untuk rezeki dan kesehatan

Sholat Dhuha untuk rezeki dan kesehatan

February 7, 2018 2:48 pm by: Category: ibadah Leave a comment A+ / A-

“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya “ (HR.Hakim dan Thabrani).

Shalat Dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan pagi hari, minimal dua rakaat dan maksimal duabelas rakaat, dilakukan secara Munfarid (tidak berjamaah). Shalat Dhuha lebih dikenal dengan shalat sunah untuk berihtiar memohon rizki dari Allah, namun selain itu sholat dhuha juga bermanfaat untuk kesehatan tulang dan persendian.

Anjuran sholat Dhuha.

Nabi Muhammad SAW mewasiatkan tiga hal ; yaitu puasa 3 hari setiap bulan, dua rakaat sholat Dhuha, dan sholat witir sebelum tidur (HR Bukhari, Muslim). 

“Di tubuh manusia ada 360 ruas tulang yang harus disedekahkan” (Abu Daud). “Setiap ruas tulang dari anggota tubuh kalian pada setiap hari harus dikeluarkan sedekahnya, setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadan-kan dengan mengerjakan Dhuha dua rakaat”. (HR Muslim)

Manfaat sholat Dhuha.

1. Dicukupkan rezeki. “Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu.” (HR. Abu Darda`).

2. Mendapat kemenangan. “Maukan engkau aku tunjukkan kemenangan? Yaitu orang yang berwudhu kemudian menuju masjid untuk sholat Dhuha, dialah yang lebih cepat selesai perangnya, lebih banyak memperoleh harta rampasan, dan lebih cepat kembalinya” (HR. Ahmad).

3.Diampuni dosa-dosanya oleh Allah. “Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Turmudzi)

4. Tergolong orang yang bertaubat kepada Alah. “Tidaklah seseorang selalu mengerjakan shalat Dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat.” (HR. Hakim).

5. Mendapat pahala haji dan umroh, “Barangsiapa shalat subuh dengan berjamaah, kemudian duduk berdizkir kepada Allah sampai matahari terbit, lalu shalat dua rakaat, dia mendapat pahala seperti haji dan umrah yang sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. Turmudzi). Dengan syarat 1. Shalat subuh berjamaah, 2. Duduk di tempat shalatnya sampai terbitnya matahari, 3.tidak mengerjakan perbuatan yang tidak bermanfaat. Syarat keempat menyibukkan diri dengan berzikir hingga waktu dibolehkannya shalat Dhuha.

6. Mendapatkan balasan sesuai. “Barang siapa shalat Dhuha 2 rakaat, ia tidak akan termasuk orang-orang yang pelupa / lalai, Barang siapa shalat Dhuha 4 rakaat, ia akan termasuk orang-orang yang bertaubat, Barang siapa shalat Dhuha 6 rakaat, akan dicukupi kebutuhan /diselamatkan hari itu, Barang siapa shalat Dhuha 8 rakaat, ia akan termasuk orang-orang yang patuh, Barang siapa sholat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membangunkannya rumah di Surga; (HR. Tabrani)

7.Masuk Surga lewat pintu khusus Dhuha. “Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu Dhuha. Apabila Kiamat telah tiba maka akan ada suara yang berseru, ‘Di manakah orang-orang yang semasa hidup di dunia selalu mengerjakan shalat Dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala.” (HR. At-Thabrani).

Waktu sholat :

Waktu sholat Dhuha adalah setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu zhuhur. Afdhalnya dilakukan pada pagi hari disaat matahari sedang naik ( kira-kira jam 9.00 ). “Shalat awwabiin (orang-orang yang kembali kepada Allah / bertaubat / Dhuha) adalah ketika anak unta mulai kepanasan (HR Muslim).

Doa sholat Dhuha :

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.

Artinya: “Ya Alloh, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu………….  Ya Alloh, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Semoga kita sekeluarga diberikan kekuatan untuk melasanakannya amiiiin….. 

“Barang siapa mengajak orang kepada kebaikan, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang-orang yang mengikuti-nya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun, barang siapa yang mengajak orang kepada keburukan, maka dia akan mendapatkan dosa seperti dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurango dosa mereka sedikitpun“ (HR. Muslim).

 

Download PDF
Sholat Dhuha untuk rezeki dan kesehatan Reviewed by on . "Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhan "Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhan Rating: 0

Leave a Comment


+ 2 = six

scroll to top
Translate »
Facebook