Home » Budi Pekerti » Sikap sesama muslim

Sikap sesama muslim

September 11, 2017 6:49 am by: Category: Budi Pekerti Leave a comment A+ / A-

“Tidak beriman seseorang diantara kamu sebelum ia mencitai sodaranya (seiman) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri”. (Bukhori).

Islam diturunkan untuk membawa rahmat/kasih sayang terhadap bagi semua yang ada di alam semesta, baik sesama manusia, binatang, tumbuhan maupun lingkungan alam. Hubungan sesama muslim juga di atur di dalam agama islam, beberapa aturan mengenai hubungan sesame muslim antara lain :

Anjuran bersikap thd sesama muslim.

1. Saling mencintai .

“Tidak beriman seseorang diantara kamu sebelum ia mencitai sodaranya (seiman) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri”. (Bukhori).

2. Senyum :

Senyuman terhadap saudaramu adalah sebagai suatu sedekah. Anjuranmu terhadap orang lain untuk berbuat kebaikan dan meninggalkan keburukan adalah sebagai suatu sedekah. Petunjukmu terhadap seseorang di jalan yang tersebut adalah suatu sedekah. Dan engkau yang dapat menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan adalah sebagai suatu sedekah. (HR. Bukhori)

Seorang mukmin bukanlah pengumpat dan yang suka mengutuk, yang keji dan yang ucapannya kotor. (HR. Bukhari). Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti saudaranya yang muslim. (HR. Abu Dawud)

3. Bersaudara :

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara, sebab itu damaikanlah (perbaiki hubungan) antara kedua saudaramu itu, takutlah terhadap Allah supaya kamu mendapat rahmat” (QS 49:10).

4. Berkasih sayang :

“Kamu akan melihat orang-orang mukmin itu dalam hal kasih-sanyang di antara mereka, dalam kecintaan dan balas kasihan di antara mereka adalah seperti satu tubuh. Jika satu anggota tubuh itu merasa sakit, maka akan menjalar rasa sakit itu pada anggota tubuh yang lain dengan menyebabkan tidak dapat tidur dan merasakan demam”. (HR. Bukhori)

5. Rasulullah bersabda :

“ Hak sesama muslim ada enam : 1. Apabila berjumpa ucapkanlah salam. 2. Apabila diundang penuhilah undangannya. 3. Apabila meminta nasehat maka nasehatilah. 4.Apabila bersin lalu memuji Allah (Alhamdulillah) maka doakan (Yarhamukallaah/ semoga Allah merahmatimu). 5. Apabila sakit, maka jenguklah. 6. Apabila meninggal dunia maka antarkanlah jenazahnya” (HR Muslim)

6. Saling menguatkan :

“Orang mukmin yang satu orang mukmin yang lainnya seperti sebuah bangunan yang menguatkan bagian yang satu dengan yang lainnya”.(HR Bukhori, Muslim). Seharusnya sesama muslim bersinergi untuk beribadah dan berbuat baik terhadap seluruh alam. Umat muslim juga harus membantu satu sama lain agar semua maju, dan juga saling melindungi satu sama lain jika terancam. 

  Larangan perilaku terhadap sesama muslim.

1. Jangan saling mengolok-olok.

“Wahai orang-orang beriman, janganlah kamu (pria) mengolok-olok kaum yang lain, karena boleh jadi yang diolok-olok lebih baik dari yang mengolok-olok, jangan pula wanita-wanita mengolok-olok wanita yang lain, karena boleh jadi yang diolok-olok lebih baik dari yang mengolok-olok, Dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri, dan jangalah kamu memanggil dengan gelar-gelar yang buruk-buruk, Sejelek jelek panggilan adalah adalah sebutan yang buruk sesudah beriman, Barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim”.( QS 4:59).

2.Jangan saling dengki :

“Janganlah kamu saling bermarah-marahan, berdengki-dengkian, saling berpaling muka dan bercerai-berai (bermusuhan). Tetapi jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Dan tidak dibolehkan bagi seorang muslim tidak bertegur sapa dengan saudaranya (sahabatnya atau kawannya) lebih dari tiga hari”. (HR. Bulhori, Muslim)

3.Jangan menganiaya.

“Seorang muslim bersaudara dengan muslim lainnya, dia tidak menganiaya, tidak pula menyerahkan nya kepada musuh. Barang siapa memenuhi kebutuhan saudaranya, Allah akan memenuhi pula kebutuhannya. Barang siapa melapangkan seorang muslim dari suatu kesulitan, Allah akan melapangkan baginya dari suatu kesulitan dan dari kesulitan-kesulitan yang dihadapinya di hari kemudian. Barang yang siapa menutup aib seorang muslim, Allah akan menutup aibnya di hari kemudian”. (HR Bukhari Muslim)

4.Tidak boleh memaki dan membunuh :

“Memaki orang yang beragama Islam hukumnya fasik (berdosa) sedangkan membunuh orang Islam hukumnya kafir”. (HR  Bukhori, Muslim)

Tidak boleh mengganggu darah, kehormatan diri dan harta: “Setiap muslimin terhadap kaum muslimin yang lain telah diharamkan (tidak boleh mengganggu) darahnya (yaitu tidak membunuhnya), kehormatan dirinya dan hartanya”. (HR Muslim)

Mendamaikan sesama muslim.

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara, sebab itu damaikanlah (perbaiki hubungan) antara kedua saudaramu itu, takutlah terhadap Allah supaya kamu mendapat rahmat” (QS 49:10)

“Apabila kamu berbeda pendapat, maka kembalikanlah kepada Allah dan rasulnya (Qur’an dan hadist) jika kamu memang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya”. (QS 4: 59)

Rasulullah bersabda “Tolonglah saudaramu yang berbuat lalim dan yang diperlakukan lalim”, kami katakan : “wahai Rasulullah aku menolongnya jika diperlakukan lalim. Lalu bagaimana aku menolongnya jika ia berbuat lalim?”, beliau menjawab : “Kau mencegahnya dari perbuatan lalim, itulah pertolonganmu untuknya “. (HR Tarmizi).

Jangan mau dipecah belah.

Islam meminta umatnya waspada terhadap perpecahan, umat islam diminta agar hati=hati / cross check jika menerima berita, jika ada yang sengaja memecah belah akan dihukum berat, bahkan dibunuh : “Siapa orangnya yang datang kepadamu dengan kehendak atau maksud untu memisahkan persatuanmu, sedangkan kamu dalam keadaan bersatu, maka hukumlah dia (yang akan memisahkan persatuan itu). (HR Muslim)

Muslim diminta memegang teguh untuk melaksanakan kitabnya demi kebaikan semua,   “Adapun orang-orang yang tidak percaya, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar”. (QS, 8:73). Kita tidak boleh hanya percaya sebagian kitab saja seperti yang dijelaskan dalam QS, 2:85.

“Barang siapa mengajak orang kepada kebaikan, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang-orang yang mengikuti-nya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun………….“ (HR. Muslim). 

Download PDF
Sikap sesama muslim Reviewed by on . “Tidak beriman seseorang diantara kamu sebelum ia mencitai sodaranya (seiman) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri”. (Bukhori). Islam diturunkan untuk memba “Tidak beriman seseorang diantara kamu sebelum ia mencitai sodaranya (seiman) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri”. (Bukhori). Islam diturunkan untuk memba Rating: 0

Leave a Comment


− 8 = zero

scroll to top
Translate »
Facebook